Selasa, 06 November 2012

Proxy Server

Proxy server adalah sebuah perantara (sistem komputer atau aplikasi) yang bertindak sebagai perantara permintaan dari pengguna (client) mencari sumber daya dari peladen lain. Penggunalayan A terhubung ke peladen perantara, meminta beberapa layanan, seperti berkas, sambungan, laman, atau sumber daya lainnya, yang tersedia dari peladen yang berbeda. Peladen perantara menilaiuji (evaluate) permintaan menurut aturan penyaringan. Sebagai contoh, mungkin tapis lalu lintas oleh alamat IP atau protokol. Jika permintaan diperiksasah (validate) oleh tapis, perantara menyediakan sumber daya dengan menghubungkan ke peladen yang berkaitpaut (relevant) dan meminta layanan atas nama penggunalayan. Sebuah peladen perantara secara ikhtiari (optional) dapat mengubah permohonan penggunalayan atau menanggapi di peladen, dan kadang-kadang mungkin melayani permintaan tanpa menghubungi peladen yang ditetapkan. Dalam hal ini, tanggapan yang tembolok dari peladen pencil (remote server), dan selanjutnya kembali permintaan bahara (content) yang sama secara langsung.

kebanyakan proxy merupakan web proxy, yang mengizinkan penggunanya untuk mengakses konten di internet. server proxy memiliki banyak jenis sesuai dengan tujuanya, termasuk:
1. Gateway, yaitu jembatan antara jaringan public dan jaringan local. Di dalamnya dimungkinkan terjadi translasi IP Address Public yang disebut NAT (Network Address Translation) berfungsi untuk share sumberdaya dari Internet sehingga client-client yang ada dalam sebuah jaringan LAN (Local Area Network) dapat menikmati akses internet secara bersama-sama dalam waktu yang sama pula cukup dengan menggunakan 1 buah IP Address Public (baik statis maupun dinamis–tergantung service yang diberikan ISP kepada kita). Namun dalam hal proteksi yang lebih baik, biasanya Gateway ini dibuat tersendiri seperti menggunakan router, modem dll.
2. Firewall, untuk keamanan jaringan. Fungsi ini dapat membatasi dan mencegah terjadinya akses-akses yang tidak diinginkan terhadap sumber daya yang ada di internet maupun intranet baik oleh pihak client maupun oleh pihak luar yang tidak diketahui. Contohnya seperti mem-blokir akses dari jaringan internet pada port-port tertentu atau mencegah client mengakses situs-situs/service-service tertentu yang berbahaya bagi komputer dan jaringan local, seperti virus, trojan, serangan hacker dll.
3. Bandwith Management, yaitu untuk membuat peraturan dalam mengelola kontent dan kecepatan akses terhadap sumber daya internet/intranet yang diberlakukan bagi client dalam jaringan localnya. Hal ini terkait pula dengan metode caching yang dilakukan sebuah server proxy pada umumnya (telah dijelaskan diatas).
4. IP Address/Group and User Access Management, fungsi ini merupakan fitur yang cukup penting untuk mengelola hak kepada user/komputer/group/IP Address yang bisa mengakses jaringan luar/internet.
5. Content Filtering, fitur ini berupa aturan yang akan menyaring setiap informasi/konten yang diminta oleh client agar tidak terlalu bebas dan dapat merusak/meminimalisir sisi negatif dari konten tersebut.
6. Transparent proxy and Non-transparent proxy, yaitu sebuah metode dimana client yang ada dalam jaringan, tidak perlu melakukan konfigurasi (transparent) untuk bisa mengakses/terhubung/dikenakan aturan dari server proxy tersebut, akan tetapi Proxy Server yang langsung melakukan broadcast terhadap siapapun yang telah memiliki akses ke internet untuk ‘dipaksa’ melewati Proxy Server terlebih dahulu. Sementara Non-transparent proxy adalah kebalikan dari tranparent dimana setiap client yang akan terhubung/mengakses/dikenakan aturan proxy, maka pada setiap aplikasi seperti internet Browser, FTP Client dll. yang menuju jaringan luar/internet harus dikonfigurasi agar terhubung ke Proxy Server tersebut.
7. VPN Server and VPN Tunnel, VPN adalah singkatan dari (Virtual Private Network) atau jaringan pribadi, yang merupakan cara agar jaringan local/pengguna perorangan disuatu tempat dapat mengakses jaringan local/komputer server ditempat lainnya melalui media public seperti internet. Melalui VPN ini, seseorang atau sebuah jaringan local disebuah tempat dapat terhubung dengan IP Address local, sehingga komunikasi yang terjadi, layaknya dalam sebuah jaringan local biasa (LAN). Namun media yang digunakan adalah media public seperti internet.
8.Untuk menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan
9.Untuk mempercepat akses ke resources yang diperlukan
10. Untuk membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya.
11.Untuk melewati kontrol keamanan/parental
12.Untuk melindungi identitas saat sedang online
13.Untuk menjaga mesin di balik anonim (terutama untuk security).
14.Meningkatkan akses ke sumber (menggunakan caching). Web proxy biasanya digunakan untuk cache halaman internet dari server web.
15.Menerapkan aturan akses terhadap internet atau isinya, e.g. to block undesired sites.
16.Untuk penggunaan log / audit, yaitu untuk menyediakan karyawan perusahaan pelaporan penggunaan Internet.
17.Memindai perpindahan konten bila terdapat malware sebelumya.
18.Untuk memindai konten outbound, misalnya untuk perlindungan data dari kebocoran.
19.Untuk menghindari pembatasan regional.

Keuntungan
Kekurangan
Anda tidak harus tetap mengedit pengaturan proxy secara manual setiap kali Anda ingin mencoba yang baru.
Anda harus mengunjungi halaman muka proxy setiap kali Anda ingin berselancar secara anonim
Data yang diminta dari klien akan diarahkan ke server proxy kemudian dilanjutkan ke server internet. Pada saat data dari server datang, data tersebut akan diarahkan oleh server internet ke server proxy kemudian server proxy meneruskan data tersebut ke klien yang memintanya
Membuat komputer anda terbuka dari hacking.

Dapat menghilangkan akses internet yang berlebih untuk mengambil kembali halaman yang sama berulang-ulang. Jadi,proxy mula-mula sangat efektif untuk web caching
Masalah Proxy terhadap kinerja proxy server mempunyai satu kekurangan pada kinerja, yaitu proxy server membuat bottleneck. Seperti firewall atau router,satu koneksi proxy server ke internet dapat membuat bottleneck jika tidak di-upgrade ketika jumlah user jaringan bertambah

Sebuah server wakil yang melewati permintaan dan balasan yang belum diubah biasanya disebut gateway atau kadang disebut tunneling proxy.
Sebuah server wakil dapat ditempatkan di komputer lokal pengguna atau pada berbagai titik antara pengguna dan server tujuan di Internet.
A reverse proxy adalah (biasanya) Internet-menghadap proxy yang digunakan sebagai front-end untuk mengontrol dan melindungi akses ke server di jaringan pribadi, umumnya juga melakukan tugas-tugas seperti load-balancing, dekripsi otentikasi, atau caching.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar